Rabu, 28 September 2011

TANPA PAMIT !

diketik sendiri sama OLLA LIBRINANDYA at 9/28/2011 05:45:00 AM 0 comments
"carilah amal sebanyak-banyaknya seakan akan kamu akan mati besok dan carilah duniawi seakan akan kamu akan hidup selamanya"

kematian itu luwes. kematian itu sakral. kematian itu misteri. dan kehidupan ini adalah kematian yang tertunda. ingat ! YANG TERTUNDA !
mengingatkan kita akan pentingnya sebuah kesiapan. apapun itu. termasuk kesiapan akan KEHILANGAN dan KEMATIAN

ya, ini masih h+1 kepergian teman sekelasku. mungkin lebih dari teman sekelas, namun tak juga terlalu dekat. suasana berduka masih terasa diseluruh penjuru sekolahku SMA 8 Malang. sungguh peristiwa yang tak disangka apalagi diduga. air mata tumpah sembari mengetahui berita itu.

hari itu. kemarin, selasa, 27 september 2011.
aku pulang dari sekolah pukul setengah 5 lewat, seperti biasa tak ada yg berbeda, aku menonton tv dgn asiknya. tak kuhiraukan kejadian yg ada diluar sana.
saking asyiknya dgn duniaku, aku lupa mandi ! ahh, bukan persoalan yg serius memang. tiba tiba hapeku bunyi tanda ada sms.

sender : ayus (08563554xxx)
             yo, ratna kenapa ? katanya meninggal ?

sent item : (to : ayus)
                haa ? kenapa apanya ? guyon mu gak lucu, yus !

sender : ayus (08563554xxx)
             aku gk guyon. aku yo kaget kok. makannya aku tnya kmu. tadi aku ngband, trus imleh di sms ktanya ratna meninggal, aku dikasitau ayuk juga gitu :(

sent item : (to : dyah)
                 yah, ratna gk kenpa2 kan ?

sender : dyah (08155985xxx)
             vyo, dia udah gk ada :(

seketika, aku shock. aku masih sulit percaya. dia teman sekelasku. dia sering bergurau denganku, dia baik, terakhir aku minta minumnya (gak penting)

gkusah diceritain aku ngapain aja setelah itu, intinya aku mandi bebek dan langsung tancap gas menuju UGD RS. Saiful Anwar. sampai disana, seorang tukang parkir bertanya, "temennya yg meninggal tadi ya ? langsung ke kamar mayat aja, udah ada disana". gk banyak cingcong, kami bertigapun lari menuju kamar yg disebutkan petugas parkir tersebut. disana udah ada banyak orang. mungkin keluarganya, ada juga guru dan semua teman teman dari RATNA MANIKAM ini. kamar mayatnya masih ditutup, kami menunggu di luar dengan derasan air mata. hati kami rasanya tersentak. taken back istilahnya. sesaat setelah itu, kamar itu dibuka, ayahanda ratna segera masuk. memang bapak yang tegar, beliau masih sempat tersenyum pada kami semua tanda terima kasih atas partisipasi dan doa kami kepada ratna. sayangnya, ratna dilarang dilihat oleh kami, takutnya kami makin sedih, dia langsung dimasukkan kedalam ranjang terakhirnya. dan ambulans itu menuju rumahnya. kamipun tak melewatkan ke rumah duka. kami berdoa sebanyak2nya untuk teman kita tercinta itu. ibunda ratna memang sudah tak terlihat menangis, tapi matanya sudah sembab. mungkin kalo diteruskan menangis, akan habis air matanya nanti. kasihan semua keluarganya. semoga diberi ketabahan.
retno (kembaran ratna), ya mereka memang anak kembar, dan retno juga ada di TKP. bisa kalian bayangkan betapa teririsnya hati retno mengetahui kembaran yang selama ini tumbuh bersama sekarang telah tiada dan ia melihat detik2 kembarannya diambil sang Khaliq. -tears-

#flashback
ratna akan mengambil tambahan les untuk ulangan matematika di neutron besok kamis. karena sepeda motornya tidak bisa keluar, dia menitipkannya pada satpam baik hati sekolah kami. "pak, saya titip sepeda saya ya" (padahal sebelumnya ia tak pernah menitipkan sepeda)
seperti biasa, dia les dengan giatnya. tapi anehnya memang belakangan ini dia tampak berbeda. ia tak seperti sebelumnya yg selalu ramai disana sini, akhir2 ini dia lebih terlihat diam.
pulang les................
bersama kembarannya (retno) berniat mencari angkot untuk kembali ke sekolahnya, mereka berjalan bertiga menyusuri indahnya kota malang sore hari. tepat di zebra cross, mereka bertiga menyebrang, retno dan satu temannya lagi udah duluan di depan, dan ratna masih tertinggal sekitar satu langkah dibelkang mereka. tiba2 terdengar bunyi ciiiiiittttttttttttttt, dan mereka berdua menoleh. ratna sudah bersimbah darah, ia sempat muntah darah dan kejangkejang, mobil kijang yang menabraknya memang membawanya ke rumah sakit. namun terlambat, nyawa ratna sudah diambil sang Yang Maha Kuasa.

#firasat
papa sebenernya punya firasat salah satu dari kalian ada yg diambil tapi papa gak mau bilang.






untuk teman, sahabat, dan saudara kami RATNA MANIKAM (29 april 1994-27 september 2011)
have a peaceful sleep. and take care to heaven. we always in your heart. we'll love you ever after :)

Sabtu, 17 September 2011

nyari pacar (?)

diketik sendiri sama OLLA LIBRINANDYA at 9/17/2011 05:10:00 AM 0 comments
Nyari pacar itu kayaaaaa.... nyari angkot. nunggu, antri, usaha ngejer, dan belom tentu dapet.
Nyari pacar itu kayaaaaa.... nyari angkot. bisa disalip tergantung nasip.
Nyari pacar itu kayaaaaa.... nyari angkot. walopun uda sering, tetep aja bisa salah pilih angkot.
Nyari pacar itu kayaaaaa.... nyari angkot. ngga ada angkot baru, angkot lamapun jadi.
Nyari pacar itu kayaaaaa.... nyari angkot. kadang angkot yang kita mau, udah dinaikin sama orang.
Nyari pacar itu kayaaaaa.... nyari angkot. terkadang kita naik angkot yg udah pernah dinaikin sama temen kita, begitupun sebaliknya.
Pacaran itu sama kaya....... naek angkot. kadang sampe tujuan, kadang berenti tengah jalan. 

movie said :

diketik sendiri sama OLLA LIBRINANDYA at 9/17/2011 04:52:00 AM 0 comments
"when you loves someone, you love all of them. not just the good parts, but the bad ones too" -Valentine's Day (2010)

"oh yes, the past can hurts. but you can either run from it or learn from it" -The Lion King (1994)

"i like being on my own, cause relationship are messy and people's feeling hurt" -Days of Summer (2009)

"death is peaceful and easy. life is harder"  -Twilight (2008)
 

olla librinandya Copyright © 2012 Design by Antonia Sundrani Vinte e poucos