Senin, 13 Agustus 2012

Bukan Musim Galau ;;)

diketik sendiri sama OLLA LIBRINANDYA at 8/13/2012 03:29:00 AM 2 comments
hap hap hap
udah ga musim deh kayanya galau, bikin status melow d fesbuk, bkin twit nyesek d twitter, apalagi kalo sampe bkin PM sedih d bbm hahaha
maaf ya semua aku nggaya titik, udah MOVE ON nih, niatnya biar seluruh penjuru dunia tau sih :D

oke pertama tama saya akan membagi resep saya yang sudah MOVE ON ini haha

ingredients :
1. TARGET
2. siapkan mental
3. buka hati selebar mungkin 
4. siapkan pulsa plis yang ini ingredients plg dasar sebenernya

step by step:
1. udah nemuin target alias orang yang ditaksir ? ini paling penting, gada target gamungkin berjalan niat move on mu
2. maksutku siapkan mental adalah kalian harus terima apapun yg ada di dia contoh aja CAKEP a.k.a banyak saingan, kalo kalian ga siapin mental, alamat bakal kalah sblm berperang
3. buka hati neng buka hati percuma udah ada target udah siap mental tapi hati masih stuck di mantan. ayo kamu bisa !!!  
4. pulsanya jangan lupa, ada ketiganya diatas tapi pulsa kamu nol rupiah apa kata dunia ? modal awal aja udah gapunya gimana selanjutnya :p

kalo kalian nyimak apa yang aku tulis diatas, pasti kalian udah tau apa step selanjutnya yg harus kalian lakuin, gaharus aku tulis disini kan ? pasti udah pada pinter pinter semua kok. yuk mariii, selamat MOVE ON hap hap tangkap ! *best smile :)

Kamis, 02 Agustus 2012

aku memang membencimu !

diketik sendiri sama OLLA LIBRINANDYA at 8/02/2012 06:36:00 AM 0 comments
AKU MEMANG MEMBENCI MU !

entah alasanku cukup kuat atau tidak untuk tetap mempertahankan kebencianku terhadapmu.
aku seorang wanita
aku remaja
aku mencintai seorang pria
dan pria itu lebih mencintaimu
cukupkah alasan itu ?

AKU MEMANG MEMBENCIMU !

karna apa ? karna kamu lebih cantik dan dia lebih memilihmu ? ya, mungkin itu tepat.

entah apa yang kalian pikirkan terhadapku tentang semua alasan itu, mungkin aku yang egois, aku yang selalu iri kepada org lain, entahlah,  itu pendapat kalian.

sejak hari itu di tanggal itu, maaf saja aku telah menganggapmu orang ketiga, karna apa ? aku tau kau tidak merebutnya secara langsung di depan mataku, aku tau kau tidak mencintai pria yang kucintai, tapi karna kehadiranmu dia selalu membanding2kan aku denganmu, dari ujung rambut sampai kakiku. dia inginkan aku sepertimu, dia inginkan perubahan di diriku yang sama seperti semua aspek di dalam dirimu.
aku yang selalu sekolah dengan berponi, sedang kau tidak. suatu hari dia berkata "ponimu itu bukaen, pasti kamu lebih cantik" entah kapan dia pernah melihatku tidak bersama poniku dan menganggapku cantik, namun aku kukuh menolak permintaannya. aku tetap bersama poni2ku.
suatu malam saat kami sedang makam malam, lagi lagi ia ceritakan dirimu tepat dihadapanku, seakan aku cewek bodoh yang tak pernah mengerti apa maksut dari semua ucapanmu kepadaku. aku hanya mengangguk, tak mau membuat makan malam indah ini terasa panas (meski sebenarnya itulah yg telah kurasakan).
aku cukup mengerti, bukan cukup, tapi sangat. aku sangat mengerti, dia memang wanita yang setidaknya lebih cantik dariku, tapi apakah pantas seorang pria membicarakan wanita lain dihadapan pacarnya ? aku rasa dia yang kurang paham.

seiring berjalannya hari, aku mengetahuinya, kau adalah wanita idaman pria yang kucintai dulu. dia sempat mengejarmu setengah mati, namun kau trlalu cepat melangkah hingga akhirnya dia menyerah dan akulah pelampiasannya saat itu. ya, aku pelampiasan. sekali lagi PELAMPIASAN.
aku belum sadar hal itu, aku cukup terbutakan karna kasihku kepadanya, aku cukup terbutakan karna rasaku yg berlebihan kepadanya, ya, aku sangat mencintai pria dengan status pacarku ini saat itu.

hingga suatu hari yang sangat buruk itupun datang, hubunganku dengannya berakhir hari itu. dengan sisa ketegaran aku tetap berusaha tersenyum, tak ingin kulihatkan betapa hancunya aku kehilangannya. aku harus membayar mahal atasakesalahanku yang menurutku itu sepele. aku sedikit mengubah gaya rambutku, aku tidak keriting lagi sepertimu dulu.seminggu sebelum hubugan kami berakhir, dia mengacuhkanku, rasanya lebih sakit daripada saat hubungan kita putus. setiap malam mata ini tak berhenti menetes, itu karna aku terlalu mempunyai rasa padanya.

semenjak kejadian itu, aku sadar, sampai kapanpun aku tidak akan pernah menjadi dirimu DIRIMU DIRIMU. aku bukan kamu. aku bukan orang yang dia cintai. aku hanya sebagai peantara pelampiasannya terhadapmu. cukup aku terima meskiiiii

AKU AKAN MEMBENCIMU HINGGA DIA JUGA BERHENTI MENCINTAIMU !
   



 

olla librinandya Copyright © 2012 Design by Antonia Sundrani Vinte e poucos