sekarang malah semakin terasa sangat jauh dan mavkan jika aku mulai dan sudah membencimu..ga ada alasan lagi kamu ada di posisi yang mengharuskanku menghormatimu..karena dibalik semua itu, sebenrnya kamu yang mengharapkan dan menyebabkan semua ini terjadi. pergi o yang jauh, itu pernyataanku yg sangat tulusdan sesungguhnya. toh, ada gak ada kamu rasanya bakalan sama. karena sesungguhnya, kamu sudah lama pergi dri sni (hati).
aku tak pernah punya niat sedikitpun membencimu..malah aku berusaha dengan hilang satu,kmulah yang jadi pelengkap dan tambal itu. tapi argumenku terlalu cepat.. di bulan-bulan pertama saja sepertinya, kmu menunjukkan smua empatimu dan dukamu..tapi setelah bulan-bulan berikutnya drimu sebenarnyalah yang akhirnya muncul.
awalnya aku tak peduli dengan apa yang mereka bilang,karena aku suda berkomitmen hanya kamu yang aku punya sekarang jadi omongan mereka tidaklah berguna. toh, aku juga sangat mengenalmu. bahkan meskipun mereka telah menunjukkan bukti-bukti yang akurat aku tetap tidak peduli dan menutup telingaku, karena aku percaya bahwa kamu tidak mungkin melakukan itu.
tapi, semakin lama, hal yang mereka katakan satu persatu benar-benar terjadi dan sikapmulah yang membuatnya semakin nyata. jadi aku sekarang harus percaya pada siapa? apa semua yang kau katakan padaku selama ini adalah semu dan bualanmu saja?
aku tak ingin mendengar segala alsanmu sekarang karena aku suda bisa menilaimu. yang tidak habis pikir oleh hatiku adalah kenapa kamu bgitu tega? apa kenangan yang selama ini kita bangun bersama adalah angan-angan saja dan hanya angin yang lewat?
aku dulu berfikir akulah yang egois dan tidak mau mngerti, aku mulai merubah sgala keegoisanku karena aku tau kamu butuh aku disampingmu sekrang. tapi..knpa skarang seperti ini?
bertemu denganmu adalh hal yang tak ingin ku lakukan.. bahkan untuk sekedar mendengar aktivitas dan pikranmu membuatku ingin muntah karena selalu tersimpan kebohongan dsetiap katamu. dan yang paling menyakitkan hati adalah sepertinya kamu sengaja melakukan ini, kenapaaaa?
apa kamu ingin membuatku lama-lama membencimu dan akhirnya melepasmu dengan ikhlas?? tidak usah kau sakitipun, aku akan merelakanmu kalau itu maumu. mungkin aku akan marah, tapi itu hanyalah masalah waktu. jika yang kau lakukan adalah ini, hatiku takkan mungkin memavkannya.yang kamu inginkan adalah menyingkirkan aku dari hidupmu agar kau bisa meneruskan hidupmu bersamanya kan??
PERGI O YANG JAUH !!
aku tidak akan menangisi kepergianmu. malah bersyukur setidaknya hatiku tak akan sakit lagi dan air mataku akan mengering. takkan lagi menyesakkan dada.
aku menyayangimu, setiap sholat doa slalu ku panjatkan untukmu..tapi aku tak ingin membohongi hati kecilku jika aku membencimu. aku tak ingin seperti ini, karena ada yang akan sangat sedih jika aku melakukan ini. tapi mav, aku tak bisa menutupi ini lagi.
bahkan untuk sekedar menghormatimu saja aku enggan.
aku menyayangi dan mencintaimu, tapi dirimulah yang menginginkan ini terjadi. pergilah yang jauh sekarang sebelum aku benar-benar muak. jika kau ingin sebuah perpisahan aku akan mewujudkannya dengan senang hati, toh tidak ada sesuatu hal indah yang dapat kupertahankan darimu.
mungkin aku akan merindukan,suatu hari. karena aku tidak akan bisa benar-benar dapat melupakanmu setelah semua yang terjadi diantara kita. tapi mungkin, rasa sakit akan diriimulah yang akan menghalanginya.
aku selalu berdoa untuk kebaikanmu.dan semoga kau bahagia bersamanya
aku tak pernah punya niat sedikitpun membencimu..malah aku berusaha dengan hilang satu,kmulah yang jadi pelengkap dan tambal itu. tapi argumenku terlalu cepat.. di bulan-bulan pertama saja sepertinya, kmu menunjukkan smua empatimu dan dukamu..tapi setelah bulan-bulan berikutnya drimu sebenarnyalah yang akhirnya muncul.
awalnya aku tak peduli dengan apa yang mereka bilang,karena aku suda berkomitmen hanya kamu yang aku punya sekarang jadi omongan mereka tidaklah berguna. toh, aku juga sangat mengenalmu. bahkan meskipun mereka telah menunjukkan bukti-bukti yang akurat aku tetap tidak peduli dan menutup telingaku, karena aku percaya bahwa kamu tidak mungkin melakukan itu.
tapi, semakin lama, hal yang mereka katakan satu persatu benar-benar terjadi dan sikapmulah yang membuatnya semakin nyata. jadi aku sekarang harus percaya pada siapa? apa semua yang kau katakan padaku selama ini adalah semu dan bualanmu saja?
aku tak ingin mendengar segala alsanmu sekarang karena aku suda bisa menilaimu. yang tidak habis pikir oleh hatiku adalah kenapa kamu bgitu tega? apa kenangan yang selama ini kita bangun bersama adalah angan-angan saja dan hanya angin yang lewat?
aku dulu berfikir akulah yang egois dan tidak mau mngerti, aku mulai merubah sgala keegoisanku karena aku tau kamu butuh aku disampingmu sekrang. tapi..knpa skarang seperti ini?
bertemu denganmu adalh hal yang tak ingin ku lakukan.. bahkan untuk sekedar mendengar aktivitas dan pikranmu membuatku ingin muntah karena selalu tersimpan kebohongan dsetiap katamu. dan yang paling menyakitkan hati adalah sepertinya kamu sengaja melakukan ini, kenapaaaa?
apa kamu ingin membuatku lama-lama membencimu dan akhirnya melepasmu dengan ikhlas?? tidak usah kau sakitipun, aku akan merelakanmu kalau itu maumu. mungkin aku akan marah, tapi itu hanyalah masalah waktu. jika yang kau lakukan adalah ini, hatiku takkan mungkin memavkannya.yang kamu inginkan adalah menyingkirkan aku dari hidupmu agar kau bisa meneruskan hidupmu bersamanya kan??
PERGI O YANG JAUH !!
aku tidak akan menangisi kepergianmu. malah bersyukur setidaknya hatiku tak akan sakit lagi dan air mataku akan mengering. takkan lagi menyesakkan dada.
aku menyayangimu, setiap sholat doa slalu ku panjatkan untukmu..tapi aku tak ingin membohongi hati kecilku jika aku membencimu. aku tak ingin seperti ini, karena ada yang akan sangat sedih jika aku melakukan ini. tapi mav, aku tak bisa menutupi ini lagi.
bahkan untuk sekedar menghormatimu saja aku enggan.
aku menyayangi dan mencintaimu, tapi dirimulah yang menginginkan ini terjadi. pergilah yang jauh sekarang sebelum aku benar-benar muak. jika kau ingin sebuah perpisahan aku akan mewujudkannya dengan senang hati, toh tidak ada sesuatu hal indah yang dapat kupertahankan darimu.
mungkin aku akan merindukan,suatu hari. karena aku tidak akan bisa benar-benar dapat melupakanmu setelah semua yang terjadi diantara kita. tapi mungkin, rasa sakit akan diriimulah yang akan menghalanginya.
aku selalu berdoa untuk kebaikanmu.dan semoga kau bahagia bersamanya

0 comments:
Posting Komentar